mengenangmu

Sabtu, 18 Februari 2017

kembali kuterkenank
pada malam kebersamaan engkau dan aku
salink beradu tatap mata nan sendu merayu
salink melempar kata ... tawa ... riank canda
kembali ku terkenank hari itu
saat kau kecup mesra keninkku
kau ucapkan bisikan lembutmu
kau katakan "tunggu aku sayank, ku pasti kembali menjadi milikmu"
sedih rasa pilu melepaskan kepergianmu
lambaian tanganku berikan syahdu melepas kepergianmu
asmaraku duhay cinta sejatiku
setiaku menunggumu kembali d sisiku

damainya malam ini

damainya malam ini terasa...
suasana tenang mengakrabi diri...
sunyi tanpa segala kehadiran ...
hening menyelimuti tiada suara...
aku makin terhanyut...
tapi terus kunikmati...

tak ada resah...
tak ada sesal...
tak ada harap...
tak ada penantian...
hanya ada sunyi dan sepi...

aku makin terhanyut...
terbawa arus keheningan...
kan kubiarkan sampai mata terpejam.

ikhlas

Tiap orang yang kutemui. . .
Telah memberikan yang terbaik. . .
Walaupun kadang kecewa. . .
Jauh hari senyumnya selalu ada. . .

Seperti halnya bunga. . .
Hari ini layu tak berdaya di depanku. . .
Namun sebelumnya. . .
Dia mekar indah seolah menari. . .

Dunia berisi semua hal tentang itu. . .
Semakin lama kuselami. . .
Semakin jauh ku melangkah. . .
Kutemukan bahwa semuanya indah. . .

Ikhlas adalah pembawa keindahan. . .
Kecewa adalah penutup keindahan sesaat. . .
Betapapun hadirnya kamu. . .
Kuterimakan hati di saat bunga layu. . .

Bunga lain kembang untukku. . .
Di saat-saat terbaik bagiku. . .
Di saat aku mengerti bahwa. . .
Hidup adalah menerimakan. . .

puncak segala rasa

Aku ingin menjadi payungmu di saat kemarau. . .
Menjadi mantelmu di saat dingin dan hujan. . .
Melindungimu dari teriknya matahari. . .
Hangatkanmu dari dinginnya basah peluh awan. . .

Tak terasa aku telah menjadi rumah untukmu. . .
Tempatmu bercanda, menangis dan tertawa. . .

Setiaku adalah yang bisa kuberi. . .
Janjiku adalah yang bisa kuucap. . .
Sayangku adalah rasa cintaku. . .
Ikhlasku adalah puncak segala rasa. . .

Cukuplah keimanan dan nikmat Islam ini untukku. . .
Datang dari Rabb melalui tanganmu ya "Jibril". . .

Tak ada yang paling sempurna dibanding rasa ini. . .

aku kamu dan waktu

Andaikan aku adalah penggenggam waktu. . .
Aku tidak akan memajukan atau memundurkannya. . .
Kubiarkan semua berjalan apa-adanya. . .
Karena saat ini adalah masa yang terbaik. . .

Bila aku mundurkan waktu sejenak. . .
Mungkin aku bisa lebih bahagia. . .
Tapi bagaimana dengan kamu???
Bagaimana dengan masa depanmu???

Biarlah aku "sedikit" menderita sekarang. . .
Karena luka masa lalu yang membekas. . .
Semuanya kuterimakan dengan ikhlas. . .
Demi satu senyumanmu sekarang. . .

Bila sedikit saja masa lalu berubah. . .
Mungkin menyebabkanku tak mengenalmu. . .

Tapi aku bangga mengenalmu. . .
Menjadi bagian dari sepertiga umurmu. . .
Dan aku puas melihatmu bahagia. . .

Masa depan yang akan kulalui adalah penerimaanku. . .
Masa laluku adalah pendewasaan yang baik. . .
Dan saat ini adalah waktu yang tepat. . .
Memulai hari-hari baru tanpamu. . .

Hasta la victoria siempre. .