just one chance in your life

Rabu, 23 Desember 2009

Satu saja. . .
Mengapa bulan hanya tercipta satu. . .
Mengapa pula matahari sendiri. . .

Berbeda dengan aku, hatiku dan satu kesempatanku. . .
Kutujukan satu kesempatan untuk dia yang kucintai. . .
Bukan karena parasnya, bukan pula semua tentang kelebihannya. . .
Belajar menerima, belajar mengerti dan belajar tuk menjadi imam. . .

Mau kubawa kemana satu cinta ini. . .
Untuk diriku atau untuk manfaat dia. . .
Mencintai kelebihan atau menyayangi kekurangannya. . .
Aku memilihmu karena aku bisa. . .

Menuntunmu dengan lembut dan belajar bersama

manusia bodoh

Terciptakan satu dunia untuk aku, kamu dan dia. . .
Semuanya berjalan apa adanya mengisi ruang ini. . .

Tak ada yang terbaik. . .
Tak ada yang terburuk. . .
Semua special di mataku. . .

"Jangan tinggalin aku ya"
"Tetaplah selalu di sampingku"

Setiap kata, setiap ucap, setiap pesan darimu. . .
Menggambarkan betapa aku sangat. . .

Sudahlah. . .
Tak dapat kupungkiri aku hanya manusia yang mencintai. . .

Kukalahkan hatiku sendiri. . .
Kupatahkan semua tentang keegoisan. . .
Kulakukan hal-hal yang di luar batas kemampuanku. . .

Kuucapkan sejujurnya tanpa bias-bias kata yang tak perlu. . .
Kujalani dengan penuh rasa ikhlas karena bahagiamu. . .

sampai suatu saat aku tahu bahwa diri ini bodoh. . .
 

"Aku tidak tahu cara mencintai, aku hanya tahu cara memberi"

sempurna untuk mu

Seperti mawar putih yang kuberi. . .
Kusimpan dan kusembunyikan di saku. . .
Kuberikan di saat yang tepat. . .

Tak seperti cinta yang kuutarakan. . .
Kusimpan sesaat di hati. . .
Kusampaikan di saat yang salah dan cara yang tak semestinya. . .

Amatir dalam mencintai bukanlah dosaku. . .
Tulus dan apa adanya akupun bukan hina. . .
Bukan salahmu dan bukan inginku. . .

Satu hal yang kuingat bahwa aku sempat bahagia denganmu. . .
Seperti saat ini melihatmu dekat denganNya. . .


mana sayapmu

Dulu. . .
Kau turun dengan sayap yang terluka. . .
Kubawa ke duniaku dan kusembuhkan lukamu dengan penuh kasih. . .

Walau. . .
Kau jauh berada di bumi. . .
Terpisah dari taman jiwa yang tenang, surga. . .

Aku berjanji. . .
Akan menemani dan mengajarkanmu hal-hal sederhana tentang dunia. . .
Dan kaupun mengajarkanku tentang surga dan jalan untuk meraihnya. . .

Kini. . .
Wajahmu yang muram menjadi penuh senyum. . .
Tak terasa 7 tahun sudah dan sayapmu telah sempurna. . .

"Ayo kita terbang ke surga!"
"Mana sayapmu?"

Sambil tersenyum kujawab:
"Aku manusia biasa"

Kini tiba saatmu meninggalkan bumi. . .
Tuk bersama malaikat lainnya. . .
Bahagialah di tempat yang baik. . .

ternyata aku

apa yang aku rasakan saat ini sudah lebih dari cukup. . .
Tanpa menyurutkan niatku tuk berbuat lebih banyak. . .
Semua yang kudapatkan adalah anugerah. . .
Meski sebagian orang menyebutnya musibah. . .

Kamu, dia dan mereka selalu buatku tersenyum. . .
Hampir tak ada alasan mengapa aku harus bersedih. . .
Bukan karena hati ini mati. . .
Kutemukan beberapa kunci bahagia di dunia. . .

Ikhlas dan berbagi adalah diantaranya. . .
Membahagiakanmu adalah kebahagianku. . .

Ternyata hanya dengan berkata baik. . .
Bisa membuat seseorang bersemangadh. . .

Ternyata dengan satu senyum. . .
Bisa melahirkan jutaan senyum. . .

Apa yang ada di sekelilingku adalah aku. . .
Apa yang ingin kuharapkan adalah aku. . .

Semuanya kembali padaku dan bagaimana aku memaknai satu kesempatan ini. . .

aku dan hatiku

Hati ini sungguh bagai kuda. . .
Kuat dan tegar tak terkira. . .
Namun tak dapat kubohongi. . .
Bahwa aku bukan pengendali yang baik. . .

Kadang berjalan baik terkendali. . .
Kadang lari tanpa tujuan. . .
Selemah apapun aku. . .
Akulah pengendali hatiku. . .

Takkan kuijinkan hati ini hancurkan aku. . .
Bahkan menyakiti yang kusayangi. . .

Ya Rabb sang pembolak-balik hati. . .
Berikanlah aku kendali yang baik. . .

loving ferpect with no any reason

Satu alasan mengapa cinta tak harus memiliki. . .
Hidup ini adalah singgah sementara di bumi. . .
Betapapun besar rasa ini untukmu. . .
Aku hanya ingin menjadi bagian dari senyum dan tawamu. . .

Walaupun malam terasa dingin menusuk. . .
Sesaat pagi menjelang dengan kehangatan. . .
Mengubah kesepian bayang-bayang masa lalu. . .
Tergantikan oleh semangadh hari ini. . .

Hari ini adalah hasil tumpukan masa lalu. . .
Perlahan bergerak sambut masa depan. . .

Dulu kita bahagia. . .
Sekarang kamu bahagia. . .
Tak ada alasan untukku tak bahagia. . .
Senyum ini adalah hasil karyamu. . .

Aku tak ingin waktu terulang. . .
Karena hidup adalah maju. . .
Dan waktu belum lepas dari kesombongan. . .
Terus berjalan tanpa menatapku kelelahan. . .

Suatu saat nanti aku akan temukan cermin diriku. . .
Seseorang yang lebih baik dengan paras yang menyejukkan.
..

terbaik terbaik

Dalam penciptaan diri ini. . .
Telah terekam sejak dulu. . .
Bahwa kamu adalah bagian dari kisahku. . .
Pembawa kebaikan dan senyum. . .

Caraku menyikapi kisah ini. . .
Adalah hasil pendewasaan kita. . .
Semuanya berjalan sempurna. . .
Saling mengerti dan menghargai. . .

Aku bukanlah sahabat yang baik. . .
Aku bisa membaca hatimu. . .
Namun kenyataan kau masih menangis. . .
Karena sesuatu yang tak terbaca olehku. . .

Yang kubawa ke dunia ini hanyalah senyuman. . .
Biarlah kemarahan, tangis dan sedihku kusimpan di lain dunia. . .
Kurapatkan pintunya dengan kunci hati. . .
Dengan sandi yang tak terjemahkan oleh siapapun. . .

Satu masa lalu ini adalah pengalaman terbaik sepanjang hidupku. . .
Yang akan berguna untuk makhluk indah lainnya. . .

aku kamu dan waktu

Andaikan aku adalah penggenggam waktu. . .
Aku tidak akan memajukan atau memundurkannya. . .
Kubiarkan semua berjalan apa-adanya. . .
Karena saat ini adalah masa yang terbaik. . .

Bila aku mundurkan waktu sejenak. . .
Mungkin aku bisa lebih bahagia. . .
Tapi bagaimana dengan kamu???
Bagaimana dengan masa depanmu???

Biarlah aku "sedikit" menderita sekarang. . .
Karena luka masa lalu yang membekas. . .
Semuanya kuterimakan dengan ikhlas. . .
Demi satu senyumanmu sekarang. . .

Bila sedikit saja masa lalu berubah. . .
Mungkin menyebabkanku tak mengenalmu. . .

Tapi aku bangga mengenalmu. . .
Menjadi bagian dari sepertiga umurmu. . .
Dan aku puas melihatmu bahagia. . .

Masa depan yang akan kulalui adalah penerimaanku. . .
Masa laluku adalah pendewasaan yang baik. . .
Dan saat ini adalah waktu yang tepat. . .
Memulai hari-hari baru tanpamu. . .

Hasta la victoria siempre. .

puncak segala rasa

Aku ingin menjadi payungmu di saat kemarau. . .
Menjadi mantelmu di saat dingin dan hujan. . .
Melindungimu dari teriknya matahari. . .
Hangatkanmu dari dinginnya basah peluh awan. . .

Tak terasa aku telah menjadi rumah untukmu. . .
Tempatmu bercanda, menangis dan tertawa. . .

Setiaku adalah yang bisa kuberi. . .
Janjiku adalah yang bisa kuucap. . .
Sayangku adalah rasa cintaku. . .
Ikhlasku adalah puncak segala rasa. . .

Cukuplah keimanan dan nikmat Islam ini untukku. . .
Datang dari Rabb melalui tanganmu ya "Jibril". . .

Tak ada yang paling sempurna dibanding rasa ini. . .

queen of time

Berjalan meniti jembatan waktu. . .
Melalui lorong masa kehidupan. . .
Menapaki jejak langkah terdahulu. . .
Membuat sedikit perbedaan dunia. . .

Aku lelah dengan semua ini. . .
Ingin rasanya meracuni waktu. . .
Dan membuatnya tertidur. . .
Tapi sungguh aku tak mampu. . .

Kubiarkan semua berjalan apa adanya. . .
Menata hati, menyelaraskan emosi. . .
Memasung kebodohan, mempelajari dunia. . .
Menghiasi hidup dengan cinta dan kasih. . .

Aku ingin hidup seratus tahun lagi. . .
Menghadapi kenyataan dan bukan lari darinya. . .
Kumulai dari satu langkah baru sekarang. . .
Dengan semangadh yang membirukan api. . .

"Menyerahlah pada waktu dan istirahatlah untuk selama-lamanya atau berusahalah melihat wajahnya karena dia tak akan menengokmu dan meninggalkanmu begitu saja. . ."

menjemput cinta

Untuk apa aku kembali ke surga. . .
Sedang kau begitu indah menungguku di bumi. . .
Untuk apa aku merajut sayap yang patah. . .
Sedang kau tulus sembuhkan hatiku. . .

Sungguh bumi terlalu indah untuk dipandang dari atas. . .
Kesantunanmu tak tertutupi oleh atmosfir langit. . .
Senyum itu seakan pancarkan sinar yang terangi aku. . .
Seolah planet biru menjadi bintang merah jambu olehmu. . .

Kutinggalkan keabadian demi cahaya itu. . .
Cukuplah bagiku bekal hidup di bumi denganmu. . .
Menjadi makhluk tak bersayap sepertimu. . .
Merasakan suka-duka warna-warni oleh cinta. . .

Sungguh aku tidak tercipta untuk berdusta. . .
Nampak begitu jelas hatiku terisi olehmu. . .
Terinfeksi oleh sentuhan virus kasih sayang. . .
Yang membuatku melayang mendarat ke bumi. . .

Tak dapat kusimpan rasa ini terlalu lama. . .
Selalu ada senyummu di batas kesadaranku. . .
Menghiasi hari-hari menjadi begitu indah. . .
Melewati setiap waktu penuh semangadh. . .

dunia untukmu

Kalau boleh kumemilih. . .
Inginku kamu sesederhana saat ini. . .
Dunia terlalu kejam untukmu. . .
Biarkan aku memilihkan bagian baik dunia. . .

Aku tidak akan membiarkanmu hitam. . .
Tidak pula kubiarkan kau putih. . .
Aku akan mengisimu dengan warna-warni cerah. . .
Bukan kegelapan semu dan ketiadaan. . .

Aku yakin kamu pasti suka karena. . .
Satu-persatu mewarnaimu adalah hatiku. . .

Semangadhmu adalah bias doaku. . .
Senyummu adalah bias candaku. . .
Setiamu adalah bias janjiku. . .
Dan cintamu adalah bias sayangku. .

lain dunia

Akhirnya aku hanya menjadi yang terbuang. . .
Tak ada niatku sedikitpun sakitimu. . .
Kini seakan kita lain dunia. . .
Lain hati. . .

Akhirnya aku tetap menjadi spesial di matamu. . .
Padahal yang kuingin adalah biasa. . .
Agar tak ada penyesalan. . .
Dan rindu tak wajar. . .

Baiknya harus kuakui bahwa semua harus kurelakan. . .
Seperti maumu. . .
Benarnya hanya ingin kukatakan bahwa aku bahagia. . .
Seperti maumu. . .

Semoga Dia menjaga kebaikan kita. . .
Membekas di hati. . .
Semoga setiap harapan akan tercipta. . .
Menjadi mimpi nyata. . .

Dengarlah walau kau jauh. . .
Lewat angin yang meniupkan awan. . .
Dan menuliskan pesan di langit bahwa. . .
Aku bahagia. . .

hidup ini indah

Suatu saat mungkin udara tak lagi dibebaskan. . .
Mungkin cahaya pagi diperdagangkan. . .
Kicau burung akan jarang terdengar. . .
Dunia akan sepi dan gelap. . .

Hari ini aku tak tahu apakah hari yang baik. . .
Tapi aku berusaha membuatnya jadi terbaik. . .

Aku bukanlah orang yang benar-benar kuat. . .
Tapi aku bisa menjadi kuat untuk sahabatku. . .

Dunia adalah bagian dari aku. . .
Warna-warninya begitu indah. . .
Walaupun cerah ataupun kelam. . .
Itulah kebahagiaan hidup. . .

Yang aku tahu hanya tersenyum. . .
Aku lupa cara menangis sedih. . .

Hingga aku terlelap nanti. . .
Hidup ini indah. . .

hadirkan cahaya

Tak pernah hariku begitu indah lagi. . .
Sepi dan gelap hanya yang kurasa. . .
Sampai datang hari itu. . .
Kau turun bawa cahaya. . .

Rasa ini terulang lagi. . .
Dalam hati aku berkata. . .
Inikah yang mewarnai pelangi. . .
Yang menjadikan duniaku berwarna. . .

Semua seperti yang kuinginkan. . .
Indah pada waktunya. . .

Kali ini tak ada yang berlebihan. . .
Kubiarkan semua wajar adanya. . .

Setiap kali aku melihat langit begitu cerah. . .
Dan aku berfikir di mana kau berada. . .
Kau ada dimataku dan mengisi hati ini. . .
Sajikan aura yang sama. . .

Senang bisa mengenalmu. . .

angkuh

ngin rasanya aku memiliki tujuh samudera. . .
Menjelajahi seluruh isi angkasa. . .
Dan kujadikan bulan sebagai koloni bumi. . .
Kubuatnya menyerupai tempatku berada. . .

Untuk apa aku memikirkan orang-orang kecil. . .
Seperti kamu. . .
Aku ini adalah insan luar biasa. . .
Tidak seperti kamu. . .

Sangat mudah bagiku. . .
Memutar balikkan fakta dan kebenaran. . .
Bahkan bila aku mau. . .
Telunjukku ini bisa membinasakanmu. . .

Harga beras memang tak pernah turun olehku. . .
Tapi harga dirimu tak pernah lebih dari itu. . .

Biarlah kamu merasakan apa itu menderita. . .
Biarlah yang di bawah tetap di bawah. . .

Berbicaralah sesukamu dan sekeras yang kau mau. . .
Karena telingaku ini tembus dari kiri ke kanan. . .

Aku adalah dunia. . .
Dunia adalah aku. . .

Satu hal yang pasti. . .
Suatu saat aku akan hancur oleh kesombonganku. . .

Diciptakanlah aku lengkap dengan potensi kesombonganku dan kutulis ini sebagai pengingatku. . .

berbagi bahagia

Dia bilang hidup itu adalah pilihan. . .
Hari ini aku bersamanya, mungkin nanti bersama lainnya. . .

Dan semakin lama aku tak mengerti. . .
Aku mendapati bahwa hidup adalah menghargai. . .

Saat hati senada dengan bicara. . .
Mungkin tiap kata akan terdengar menyakitkan. . .

Hadiah kejujurannya adalah keikhlasanku. . .
Penghargaan atas keberaniannya adalah dukunganku. . .

Suatu kebanggaan tersendiri menempuh jalan ini. . .
Meninggalkan jejak yang baik. . .

Kebahagiaan sejati adalah saat membagikan serpihannya. . .

ikhlas

Tiap orang yang kutemui. . .
Telah memberikan yang terbaik. . .
Walaupun kadang kecewa. . .
Jauh hari senyumnya selalu ada. . .

Seperti halnya bunga. . .
Hari ini layu tak berdaya di depanku. . .
Namun sebelumnya. . .
Dia mekar indah seolah menari. . .

Dunia berisi semua hal tentang itu. . .
Semakin lama kuselami. . .
Semakin jauh ku melangkah. . .
Kutemukan bahwa semuanya indah. . .

Ikhlas adalah pembawa keindahan. . .
Kecewa adalah penutup keindahan sesaat. . .
Betapapun hadirnya kamu. . .
Kuterimakan hati di saat bunga layu. . .

Bunga lain kembang untukku. . .
Di saat-saat terbaik bagiku. . .
Di saat aku mengerti bahwa. . .
Hidup adalah menerimakan. . .

damainya malam ini

damainya malam ini terasa...
suasana tenang mengakrabi diri...
sunyi tanpa segala kehadiran ...
hening menyelimuti tiada suara...
aku makin terhanyut...
tapi terus kunikmati...

tak ada resah...
tak ada sesal...
tak ada harap...
tak ada penantian...
hanya ada sunyi dan sepi...

aku makin terhanyut...
terbawa arus keheningan...
kan kubiarkan sampai mata terpejam.

aku dan hujan


awan yang berarak arak meninggalkanku
seperti kenangan yang pergi kemarin
aku tertawa bersama hiruk pikuk canda
menggema di lorong-lorong keramaian
tawa karena ku tak terpisahkan dari dunia

di sudut langit barat
tak terelakkan mendung bergantung
aku teriakan kegembiraan pada hujan
sirami hari ini hilangkan keresahan

namun yang terjadi tak seindah yang kubayangkan
hidup seperti ini yang selalu terjadi
aku terjebak di antara keputusasaan
akankah pelangi hadirkan senyum untukku

ajariku lupakan

aku tak mau terus terbawa bayangan
merayap perlahan kembali saat ku lengah
mambuka semua tabir yang lalu

aku tak ingin lagi menatap kemarin
yang selalu dengan tiba-tiba
datang kagetkanku

aku tidak ingin seperti ini lagi
ajariku cara tuk lupakan semuanya
agar bisa kuhirup udara cerah

ajariku lawan rasa yang telah lalu
yang dengan begitu cepat merasuki nadi
mengalir bersama darahku

aku mau semua berlalu
ajariku cara tuk lupakannya
hapus semua tentangnya
biar kugoreskan yang lain saja

kesepianku

Kumasuki relung-relung hatiku malam ini.
Sepi. Sunyi. Sendiri.
Terkadang menusuk tajam dan mengoyakkan dinding-dinding pertahanan hatiku.
Penaku manari mencoretkan..sebuah puisi kelukaan

Di antara derai tawa dan senyum ceria yang kujumpai, rasa sepi itu tetap ada
Di antara keriuhan pesta dan keramaiannya, rasa sepi itu juga tidak jua pergi.
Sepi. Sunyi. Sendiri.
Hampa. Lara. Nestapa.
Adakah penawar sepi abadi?

mengenangmu

kembali kuterkenank
pada malam kebersamaan engkau dan aku
salink beradu tatap mata nan sendu merayu
salink melempar kata ... tawa ... riank canda
kembali ku terkenank hari itu
saat kau kecup mesra keninkku
kau ucapkan bisikan lembutmu
kau katakan "tunggu aku sayank, ku pasti kembali menjadi milikmu"
sedih rasa pilu melepaskan kepergianmu
lambaian tanganku berikan syahdu melepas kepergianmu
asmaraku duhay cinta sejatiku
setiaku menunggumu kembali d sisiku

nyanyian

tubuh meregank
merintih dalam sepi panjank
jeritan duka membelah
merasuk dalam kelamnya warna malam
lalu merah berdarah
membasahi hati
kesunyian tag terperi menggelanyut dalam diri
nyanyian kerinduan
nyanyain kesedihan
nyanyian kesepian
terlantun bait demi bait
kala penantian panjank
akan datanknya sebuah pelabuhan hati
pelabuhan diri
diriku ..... dan dirimu

hitamku


aku ingin bicara dengan hitamku
bicara apa adanya .............
tentank segala yg kurasa

hitamku
tanggungan masa kelam jiwaku selalu
namun jauh lebih jujur dari putihku

kau menyimpan berjuta kenangan
yang ingin terlupa atau harus terbuang dalam hidupku

namun ku tag mampu lepaskanmu
selalu ada bagian dr hitamku menyelimuti d setiap langkahku

hitamku
cairan pekat ... amis laksana darah kotor dalam tubuhku
menjijikkan namun tetaplah hitamku
kan kemana ku harus membuankmu duhay hitamku

tangisan demi tangisan selalu menyertai hitamku
kesakitan ... kepedihan ... kenistaan
selalu ada bersamamu hitamku

hitamku
sebagian jiwa merintih memanggil dirimu
kala duka ini tag dpt terpikul olehku
terpikir olehku ntug sempurnakan ragaku dalam hitamku

namun selalu saja waktu membantu menjawab semua
hitamku
selalu ku harus menetukan pilihan langkahku
kembali pada hitamku
atau berjalan di atas jiwa rapuhku

masa masa terindah

Selasa, 22 Desember 2009

Masa terindah adalah
manakala kau tersenyum
lepas semua himpitan
Masa terindah ialah
tatkala semua tersenyum untukmu
raih asa di antara angan
Masa terindah sepertinya
selalu muncul setiap saat
bila kau sadari itu
Masa terindah adalah
tertawa bebas bersama angin
lintasi hari tanpa ragu
Masa terindah adalah
merasakan belaian kata-kata
dari semua keindahanmu
Masa terindah adalah
terbang dengan sayapmu sendiri
arungi alam dan langit biru
Masa terindah adalah
tatkala kau jalani apapun
dengan seluruh yang kau punya
Masa terindah ialah
senandung hati yang kau ciptakan
dan kau nyanyikan penuh rasa
Masa terindah ialah
semua yang baru saja berlalu
pergi begitu saja dari hadapanmu
Masa terindah adalah
semua yang pernah teringat
dan menyenangkan bila diingat
Masa terindah sepertinya
selalu menghampiri setiap detikmu
maka bangun dan ajaklah nikmati hari
Masa terindah semestinya
tak pernah pergi darimu
kehilangannya selalu sepi
Masa terindah adalah
waktu ini, waktu lalu
dan waktu nanti
Masa terindah adalah
sekarang
saat semua terserap oleh senyummu
Masa terindah adalah
semua yang pernah ada
dan semua yang selalu ada untukmu

aku ragu diriku

Cinta ini mulai kurasakan
Saat dekat denganmu
Kerinduan ini mulai nampak
Saat bersamamu
Kedamaian ini mulai hadir
Saat melihatmu
Cinta dan kasih sayang ini
Mulai terasa begitu dekat
Saat semua jauh dariku,
Saat semua orang tak sayang pada ku
Hanya dirimu yang selalu di dekat ku,
Dalam hatiku kurasa cintamu……
Tapi………….
Akan kah semua ini tak kan pernah berlalu
Akankah terus seperti ini ,
Aku merasa,
Aku tak pantas untukmu,
Tapi aku mencintaimu
Dari dalam hati kecil ku,
Aku ingin dirimu bahagia,
Kebahagiaan yang tak pernah bisa aku berikan
Aku tak selalu ada buat kamu
aku sendiri tak pernah tau
apa arti hidup ku……….
Maafkan aku CINTA

wahai sayang aku rindu

Wahai….sayang ku!
Adakah engkau mendengar suara ku ini?
Adakah engkau mendengar keluhan hati ku ini?
Adakah englau mendengar jeritan jiwaku ini...?
Sedangkan engkau jauh dari ku…
Jauh dirantauan orang…!
Wahai….manis ku!
Apa yang harus ku katakkan pada mu?
Ketika engkau tiada disisi ku
Seribu kerinduan telah membakar diri ku
Seribu penyesalan telah melanda diri ku
Seribu kenangan menyerang diri ku..!
Tanpa mu Siapalah aku..!
Wahai…sayang ku!
Tahukah engkau…
Betapa diriku ini
Sentiasa gelisah menanti kepulangan mu
Betapa diriku ini
Sentiasa terbayang senyuman manis mu
Betapa hatiku ini
Merasa kekosongan tanpa kehadiran mu
Betapa diriku ini
Merayu mengharap kepulangan mu!
Wahai ….sayang ku!
Maafkan daku…
Wahai…sayang ku!
Kembalilah kepada ku..!

wahai sayang ku

Wahai sayang ku….!
Jikalau disatu hari nanti….
Engkau sedang merasa sedih dan berdukacita
Serulah aku!
Pasti aku akan segera datang disisi mu
Walaupun aku tidak dapat mengembirakan mu ketika itu
Yang pastinya…
Aku akan turut serta berduka menangis bersama2 mu!
Wahai sayang ku….!
Jikalau disatu hari nanti
Engkau ingin lari berpindah ketempat lain
Serulah aku!
Kerana aku tidak akan menghalang niat mu
Cuma aku….
Ingin juga lari berpindah ketempat lain bersama2 mu!
Wahai manis ku….!
Jikalau disatu hari nanti
Engkau lihat lidah ku sudah menjadi bisu dan kelu
Segeralah datang kepada ku
Kerana ketika itu….
Aku sedang didalam kerinduan
Dan sedang tersangat dahaga
Memerlukan diri mu dan kehadiran mu…!

arti kehidupan

adakah seorang insan yang mengerti..
apakah arti kehidupan ini…
pernah kucari arti cinta sejati
namun yang kutemui hanyalah mimpi..
suatu mimpi kosong yang tak bertepi
apakah salah hati ini
ingin memiliki sebuah cinta sejati..
apakah arti sebuah persahabatan sejati
apakah itu juga sebuah mimpi..?
jika benar,
apalah arti semua ini..
sudah banyak hari kujalani
tanpa suatu tujuan yang pasti…
semua seakan hanyalah ilusi..
ilusi yang tiada memiliki arti
namun akhirnya satu hal kusadarihanya
Tuhan yang sungguh mengerti,
tentang semua arti kehidupan ini..
kekosongan hati ini
tidak lagi diisi dengan benci..
tak ada yang lebih murni
dari kesucian cinta Ilahi

ketika cinta memanggil

Cinta memanggilku
Segera kuberlari meghampiri
Meski harus kutempuh
jalan berbatu dan berliku
Kan kuserahklan diri
kedalam rangkulan sayap2nya
Sekalipun duri-duri yg bersemayam dibalik sayapnya
akan melukaiku
Ku bisikan cinta
Mungkin cinta kan membawaku
terbang tinggi ke kumpulan bintang2
Namun dia juga akan mencabik2
Satu nafas terhembus adalah kata
Angan, debur, dan emosi tercampur
Dalam jubah terpautanTangan kita terikat...
bibir kita menyatu
Maka setiap apa yang terucap
Adalah sabda pandita ratu
Di luar itu pasir Di luar itu debu
Hanya pasir meniup saja lalu hilang
Terbang tak ada
Tapi kita tetap menari
Tarian cuma kita yang tahu
Jiwa ini adalah tandu

bimbang

di bimbang ini aku berhenti, menahan nafas, untuk kembali langkahkan kaki..
rasa letih kembali mendatangi, kupaksakan utk melangkah, tapi, hanya untuk berdiri pun aku tak mampu..
Goyah..
lagi...
aku harus jatuh..
luka semakin menganga..
menusuk jantung..
menancap dihati..
menyayat kalbu..
luluh lantak..
mimpi membuatku selalu berharap...
cinta membuatku menderita..
harapan membuatku jatuh tak berdaya..
usaha membuatku lelah..
tangisan membuatku merasa sakit..
tapi..
aku harus bediri..
melangkah lagi..
mencoba mengais sisa hidupku, berharap temukan setitik kebahagiaan..
ditemani amarah yang tak kunjung reda, dan jeritan yang bisu..
di iringi alunan lagu sendu dengan nyanyian rapuh dan suara hujan yang sepertinya tak kunjung reda yang datang bersama badai juga petir..
membawa hati yang patah, bersembunyi dalam senyum palsu, kesedihan yg tak pernah berujung..
tumpah bukan kata yang tepat utk menggambarkan ruah air mata ku..
entah sampai kapan ini kan berakhir

ku anggap kau mati

melihahmu walau kutahu kalau kau tak kan pernah kembali
menggantikan setangkai mawar yang selalu berseri

sudah banyak kutumpahkan air mata
ketika hati ini tak bisa membendung resah
takkala kau melenggang pergi
dan kutahu jika kau takkan berada lagisudah banyak waktu kuberdiam diri
hanya melihat sudut beranda yang kosong tak berisi
memcoba menciptakan sebuah banyang
melihat kesini dan tersenyum penuh artientah seberapa banyak lagi telah kusalahkan diri
untuk lebih dan lebih lagi
memberi cinta selagi masih ada
selagi kau masih hangat dalam pelukan

sudah banyak kutenangkan diri
mencoba mencari makna di balik semua ini
sebuah jalan yang dulu terikat pasti
yang hilang takkala kita mencoba berlari

dan sekarang kucoba melihat dunia
sekali lagi dari balik buramnya mata
yang berlahan terbuka dan melihat cahaya
tentang sosokmu yang tak mungkin ada

kuletakkan setangkai mawar
walaupun kutahu kau takkan pernah kembali
namun hati ini melayang lebih ringan
sekedar berharap mungkin kau akan kembali
 



elegi

Senin, 21 Desember 2009

melihat bayangan bagaikan melihat sisi gelap diri kita sendiri.
semuanya hitam dan tersembunyi di balik kenyataan dunia ini.
mengapa tidak terpikirkan olehmu bahwa semua ini adalah suatu pikiran manusia yg terperangkap oleh ruank dan waktu.
ketakutan akan sesuatu yg tak berujung akhirnyab erujung pada ketakutanmu sendiri yg berharap kapan semua ini berakhir.
aku ingin mengungkapkan dari segi pandang aku mengenai cinta.
cinta itu ada ketika semua perasaan yg di miliki manusia bersatu membentug suatu keyakinan akan memiliki
itu merupakan hal yg indah ... tapi apakah suatu fungsi perasa jiwa kita akan selamanya tertahan seperti itu ?
kelihatannya tidak mudah d ucapkan. semua manusia akan mati, ketika tidak lagi menjawab panggilan hati.
orank yg merasa bahwa diri kita lebih dari apa yg kita bayangkan ... tidak satupun yg pernah terucapkan itu berujung pada keajaiban.
suatu tempat yg beda dari dunia di sana yg ada hanyalah ragu.
hembusan angin yg menerpa bunga menebarkan harapan demi suatu masa dimana semuanya berbeda.
aku tau semuanya tentang kamu, semua yg ada pada dirimu telah aku miliki, kan  ku jadikan bagian duniaku, bersamamu dan itu kepastian yg mendalam.
keheningan diri ini yg hendak bicara tertutupi sekilas awan putih bersinarkan mentari.
aku belum berakhir .
aku adalah permulaan sang penguasa.
kita semua yg ada di sini merasa siang dan malam adalah lampu penerang panggug di hiasi cerita kontemporer.
emosi yg meluap keindahan sepanjank masa.
kamu tidak akan pernah melupakannya dan terus memikirkan apa yg telah kau lakukan terhadap semua ini.
marah, sedih, kecewa dan bahagia semuanya bagai sebuah file yg akan tersimpan sampai kau ingin membukanya kembali.
kebagaiaan ini bermula pada kepedihan dan tidak ada penyelesaian untuk semua ini.
akar pohon merupakan tangan manusia yg tidak pernah mengharapkan belas kasih yg tag beralaskan, tapi dia menyembunyikan tangannya dari dunia ini menuju kegelapan yg nantinya menumbuhkan harapan untug terus hidup dengan aliran perasaan yg membasahi bumi.
biarlah aku menjadi bagian diriku dan menjadi lingkaran kehidupan.
jejak langkah yg tertinggal mengiris indahnya masa yg terlewati seiring dengan kepakan sayap tinggi menghilank ke langit tug coba bangkit dari curamnya jalan tug keluar dari dilema hasrat.
hanya berpikir tanpa melihatsekitar membuad hati ini mengangiskan burunk dalam sangkarnya.
keluarlah .... lihat dunia ini terus berputar menjalankan perasaan²nya menumbuhkan bebijian yg kerink menjadi suatu harapan yg patut d pertanyakan.
semuanya tidak ada yg nyata dan hanyalah pandangan manusia akan nafsu memiliki menerangi ini semua, dimana tulisan kini enggan tergoreskan lagi pada secarik kertas putih.
biarkan aku membeku, jangan kau hiasi lagi matahari yg telah bersinar dengan mendunk dan percikan amarahmu.
sudahlah dengarkan saja lagu yg berputar di kepalamu.
sejenak dapat membuadmu keluar dari pikiran yang membelenggumu selama ini.
aku tau ... aku tag akan bisa sepertimu tapi aku telah memilikinya.
ruh yg kau hembuskan adalah terpilih diantara yg terpilih.
setiap kata yg terpikirkan olehku berujunk pada sesuatu dan itu pasti.
batank yg tumbuh dari permukaan tanah sepertu itulah keberadaan manusia akan ucapannya ketika menginjakkan kaki di bumi, lurus dan tidak mengingkari ucapannya .lagi² malam yg kutemui semuanya dengan alunannya.
berdiri di tengahnya malam menatap langit tinggalkan sejenak duniamu menuju bintank abadimu bersama mimpi lelap.

tidurlah .... malam ini adalah milikmu, bagian tergelap hatilah yg berbicara selebihnya indra perasa.
tulisan dari seorank yg bermethamorphosis apakah akan selamanya berubah dan tag menemukan siapa dan kan jadi bagian hidup ini.
mencoba bercerita tentank apa yg di lihad oleh pandangan seseorg kontras sekali dengan kenyataan yg menyelimutinya.
apalah arti dari semua ini

karena aku hanyalah aku ... dan inilah perubahan yg kan ku lalui bersamamu ataupun tanpamu...

terus mencinta


Aku harus terus menulis
Karena menulis adalah mimpiku
Tapi……
Jika tulisanku adalah tangis?
Haruskah aku terus menulis

Aku harus terus mencinta
Karena cinta adalah ruh dan wujudku
Tapi…..
Jika cinta adalah perih?
Haruskah aku terus mencinta

Para perempuan…..
Jika kau baca syair-syairku
Maka kau akan temukan aliran air mata tiada henti
Maka kau akan temukan kepiluan dan kesepaian tak bertepi
Semua karenamu
Semua karena kumencintaimu

Entahlah…..
Yang kuyakini perempuan adalah pasangan hidupku
Yang kan mengisi semua celah sepi hidupku