amarah

Minggu, 16 Januari 2011

Aku berteriak karena amarah Entah pada siapa Tiada yang mendengar dan menoleh Aku berteriak lebih keras Entah mengapa Tersadar bahwa tiada yang menengok Aku menetap sekitar tiada yang berubah Aku termenung tiada yang terganti Dengan perih aku menyadar alam hatiku Tiada yang terubah dengan amarah Tiada yang terbangkit karena kesedihan Tiada yang terjual karena air mata Tiada yang tergantikan dengan jiwa Lucu sehingga ku tertawa Sedih sehingga ku tersenyum sinis Geli sehingga ku tersadar Semua berubah tiada yang kekal

bunga untukmu

Saat semua asa ini tak kumengerti. .. Saat rasa yang hadir tak kupahami. .. Aku dilanda kebingungan atas semua rasa Yang kini hadir dengan tiba -tiba .. Menghantui rasa ,. .. Menciptakan asa,. .. Semakin hari semakin tak kumengerti Ingin ku lari ,.. . jauh menghindari Namun ada kata yang tak menghendaki Sisi lain dalam jiwa yang suci , . .. Dalam dan yang terdalam menginginkan tetap ada di sini Menimbulkan sebuah harap .. . Harapan akan sebuah keyakinan.. .. Bahwa aku tak salah memiliki rasa dan asa Yang aku sendiri tak mengerti.. . Apa aku berhak untuk memilikinya. .. Aku semakin bingung dalam kebimbangan yang tak tentu ... Aku takut kan berada pada tempat Yang seharusnya tak berhak kumiliki .. . Aku takut hancur dengan harapanku yang semu.. . Akankah aku kini sebuah bunga yang tumbuh layu di atas padang gersang Berharap hujan kan hadir menyirami tanah ini, .. Menjadikannya subur dan menghadirkan warna warni bunga yang harum ... Berhak kah aku atas perasaanku sendiri Benarkah asa dan harap ini... Tak akan membuat orang lain kecewa karena, .. Aku telah membawanya dalam hari -hari ku yang semu. .. Seandainya saja aku memiliki sedikit keberanian Untuk mencipta rindu. ..

goresan malam

Jumat, 14 Januari 2011

Cinta , sebuah rasa yang tak mampu ku cerna. Datang dan pergi tanpa kau duga.. Namun ku yakin itu tetaplah anugrah .. Karena tanpa cinta hidup adalah derita .. Aku pun tak menampik betapa indah cinta dan mencinta. Entahlah , ku tak mampu menggambarkan dalam untaian kata, semua hanya hamparan rasa .. Namun , haruskah, Saat rasa itu menyelimuti , matamu kau butakan .. ? Ketika indahnya merekah, haruskah nurani di hinakan .. ? Tidak .. Jangan begitu .. Bagiku, mencintaimu cukuplah dengan biasa .. Tak ada kalimat rayu menghibah. . Tak ada harapan tinggi membumbung .. Bagiku jatuh cinta padamu cukup dengan biasa , sangat biasa .. Ku tak butuh ungkapan rasa yang mampu menumbuhkan ranjau didada.. Tak perlu kalimat pujian yang menyemai riya ' di hati .. Ku mencintai dangan caraku yang biasa. . Karena ku tahu akhirnya nanti takdir Ilahi yg terjadi .. Karena ku mencintai dengan biasa, maka ketika ku tahu kau jauh dari sempurna, maka bagiku itu adalah wajar. . Ketika ku dapati kau dalam salah , maka ku tahu kaupun manusia biasa.. Ku mencintai dia yang biasa.. Ku tak akan pernah berharap kau seorang sempurna , karena akupun jauh dari sempurna. . Ku tak akan terpikat pada yang merasa dirinya luar biasa. . Ku hanya mencintaimu karena kau begitu biasa.. Yang ku cinta bukanlah malaikat karena akupun tak sesuci nabi . . Mencintai dengan biasa, maka ku tak mau ada khalwat yang menjebak. . Tak ada tatapan rindu membuncah. . Tak ada ungkapan cinta merayu.. Tak akan ada ikatan semu sehina pacaran . Apalagi yg dibumbui dgn 'islami '. . Tak ada pertemuan sebelum ijab di lontarkan. . Agar, kiranya takdirNya tak menyatukanmu denganku .. Maka akan ku tanggapi dengan biasa, sangat biasa .. Tanpa air mata. . Tanpa rasa sesak di dada.. Tanpa benci yg menggumpal . . Mencintai dengan biasa.. Cukup disini , di dalam hati, tak perlu ada yang tahu, bahkan kau pun tak perlu tahu.. Mencintai dengan biasa, dengan menitipkan cintaku padaNya Sang Pemilik cinta.. Sang pengatur segala .. Hingga saatnya nanti, jika Dia berkenan menyatukan kita dalam indahnya ikatan suci .. Maka ketika ijab telah terlontar .. Ketika hijab telah tersingkap .. Ketika cintamu telah memilihku .. Maka , aku akan mencintaimu dengan luar biasa. .
* goresan malam untuk siapapun bidadariku nanti

a friend like you..

You are one of the best friends that I've ever had.. For the past nine years, you've known everything about me, My secrets, my lies, my faults, my triumphs, my joys and my fears.. You know me inside and out.. like the back of your hand.. I've never been as honest with anyone as I have been with you.. When I was weak you were strong.. When I stumbled, you led the way.. When I was blind, you could see.. When I was silent, you spoke.. When I needed advice, you were there.. When I needed a shoulder to cry on, you were there.. When I needed someone to cheer me up, you were there.. When I needed a friend the most, you were there.. You've always been able to bring a smile to my face and make me laugh.. Through thick and thin, you've always been there for me.. Whenever I'm with you, I have a good time.. It seems like you always understand my feelings and identify with my thoughts.. When I first met you, I thought we'd be friends for life.. But now, something has happened.. I still don't understand it, really.. All I know is that you're slowly slipping away.. And soon, you'll be gone.. And there's nothing I can do about it.. Except hope and pray that You'll somehow come back.. Please, Don't leave me here all alone, In this world full of hatred.. I fear so much, and confront so little.. I need you and your strength, To be with me always.. Please, Don't leave me here all alone, Without a true friend, a real friend, a friend like you..

wejangan ti amma....?"

Selasa, 11 Mei 2010

hilangkan segala penat dari wajahmu
hapuslah keringat yang menetes dari dahi ke pipimu
lepaskan semua beban yang merasuk dalam dirimu
berjalanlah mengarungi indahnya waktu yang terus bergulir dalam hidupmu

anggaplah segala tugas sebagai batu loncatan
lihatlah berbagai rintangan sebagai pijakan untuk masa depan
hadapilah semua faktor, yang jadi batu sandungan
niscaya hidupmu kan jadi lebih berarti...

coretan tangan dari seorang andri... yang seringkali mengejar mimpi... sering dicaci para bidadari...

coretan tangan dari seorang andri...
yang seringkali mengejar mimpi...
sering dicaci para bidadari...
hanya bisa merenung dalam diri...

terkadang ku merenung
entah kapan
masa masa ini akan terulang lagi
masa masa bahagia dimana diriku memiliki
banyak sahabat yang berkenan di hati

masa masa dimana ku mulai mengerti
apa artinya hidup dan arti mencintai
hidup bukanlah hanya untuk mencari kesenangan sendiri
dan cinta tak harus meminta namun memberi

apa daya diriku tak mampu
menjalin cinta di masa ini
mungkin karena kelalaianku di masa lalu
ataupun karena memang banyak khilaf yang terdapat dalam diriku
memang aku hanya seekor keledai diantara kuda putih...
tapi aku tetap bersyukur, Tuhan dapat memberi yang terbaik...

tak pernah terbayang....

tak pernah aku terbayang beginilah rasanya
apakah ini hanyalah rasa yang membara untuk sesaat
hidup tanpa dirimu rasanya hampa
saat kau melangkah keluar dan mengatakan selesailah semua

aku hanya seorang yang bodoh
tak pernah berpikir semuanya akan berakhir seperti ini
mungkin di masa depan kau akan merubah jalan pikiranmu
kuharap aku dapat memutar waktu

karena aku tak dapat terlelap tanpa dirimu di sisiku
aku tak dapat hidup tanpamu
aku takkan terlelap hingga kau ada di sisiku
hingga semua kembali seperti dahulu

terbesit dalam pikiranku yang pernah kukatakan pada mereka
aku tak pernah mengerti tentang cinta
kau mungkin akan berpikir aku tak akan pernah menemukan gadis yang tepat
tapi kau melangkah masuk ke hidupku dan semua hal tentang kita
dan kini ku duduk di sini meratapi kesalahanku yang merusak semuanya

aku takkan pernah bisa terlelap
mungkin ini yang namanya cinta
aku telah menaruh hati padamu
semua ini merasuk ke dalam sanubariku
dan mungkin aku kan tahu
apakah ini cinta?