just one chance in your life

Rabu, 23 Desember 2009

Satu saja. . .
Mengapa bulan hanya tercipta satu. . .
Mengapa pula matahari sendiri. . .

Berbeda dengan aku, hatiku dan satu kesempatanku. . .
Kutujukan satu kesempatan untuk dia yang kucintai. . .
Bukan karena parasnya, bukan pula semua tentang kelebihannya. . .
Belajar menerima, belajar mengerti dan belajar tuk menjadi imam. . .

Mau kubawa kemana satu cinta ini. . .
Untuk diriku atau untuk manfaat dia. . .
Mencintai kelebihan atau menyayangi kekurangannya. . .
Aku memilihmu karena aku bisa. . .

Menuntunmu dengan lembut dan belajar bersama

manusia bodoh

Terciptakan satu dunia untuk aku, kamu dan dia. . .
Semuanya berjalan apa adanya mengisi ruang ini. . .

Tak ada yang terbaik. . .
Tak ada yang terburuk. . .
Semua special di mataku. . .

"Jangan tinggalin aku ya"
"Tetaplah selalu di sampingku"

Setiap kata, setiap ucap, setiap pesan darimu. . .
Menggambarkan betapa aku sangat. . .

Sudahlah. . .
Tak dapat kupungkiri aku hanya manusia yang mencintai. . .

Kukalahkan hatiku sendiri. . .
Kupatahkan semua tentang keegoisan. . .
Kulakukan hal-hal yang di luar batas kemampuanku. . .

Kuucapkan sejujurnya tanpa bias-bias kata yang tak perlu. . .
Kujalani dengan penuh rasa ikhlas karena bahagiamu. . .

sampai suatu saat aku tahu bahwa diri ini bodoh. . .
 

"Aku tidak tahu cara mencintai, aku hanya tahu cara memberi"

sempurna untuk mu

Seperti mawar putih yang kuberi. . .
Kusimpan dan kusembunyikan di saku. . .
Kuberikan di saat yang tepat. . .

Tak seperti cinta yang kuutarakan. . .
Kusimpan sesaat di hati. . .
Kusampaikan di saat yang salah dan cara yang tak semestinya. . .

Amatir dalam mencintai bukanlah dosaku. . .
Tulus dan apa adanya akupun bukan hina. . .
Bukan salahmu dan bukan inginku. . .

Satu hal yang kuingat bahwa aku sempat bahagia denganmu. . .
Seperti saat ini melihatmu dekat denganNya. . .


mana sayapmu

Dulu. . .
Kau turun dengan sayap yang terluka. . .
Kubawa ke duniaku dan kusembuhkan lukamu dengan penuh kasih. . .

Walau. . .
Kau jauh berada di bumi. . .
Terpisah dari taman jiwa yang tenang, surga. . .

Aku berjanji. . .
Akan menemani dan mengajarkanmu hal-hal sederhana tentang dunia. . .
Dan kaupun mengajarkanku tentang surga dan jalan untuk meraihnya. . .

Kini. . .
Wajahmu yang muram menjadi penuh senyum. . .
Tak terasa 7 tahun sudah dan sayapmu telah sempurna. . .

"Ayo kita terbang ke surga!"
"Mana sayapmu?"

Sambil tersenyum kujawab:
"Aku manusia biasa"

Kini tiba saatmu meninggalkan bumi. . .
Tuk bersama malaikat lainnya. . .
Bahagialah di tempat yang baik. . .

ternyata aku

apa yang aku rasakan saat ini sudah lebih dari cukup. . .
Tanpa menyurutkan niatku tuk berbuat lebih banyak. . .
Semua yang kudapatkan adalah anugerah. . .
Meski sebagian orang menyebutnya musibah. . .

Kamu, dia dan mereka selalu buatku tersenyum. . .
Hampir tak ada alasan mengapa aku harus bersedih. . .
Bukan karena hati ini mati. . .
Kutemukan beberapa kunci bahagia di dunia. . .

Ikhlas dan berbagi adalah diantaranya. . .
Membahagiakanmu adalah kebahagianku. . .

Ternyata hanya dengan berkata baik. . .
Bisa membuat seseorang bersemangadh. . .

Ternyata dengan satu senyum. . .
Bisa melahirkan jutaan senyum. . .

Apa yang ada di sekelilingku adalah aku. . .
Apa yang ingin kuharapkan adalah aku. . .

Semuanya kembali padaku dan bagaimana aku memaknai satu kesempatan ini. . .

aku dan hatiku

Hati ini sungguh bagai kuda. . .
Kuat dan tegar tak terkira. . .
Namun tak dapat kubohongi. . .
Bahwa aku bukan pengendali yang baik. . .

Kadang berjalan baik terkendali. . .
Kadang lari tanpa tujuan. . .
Selemah apapun aku. . .
Akulah pengendali hatiku. . .

Takkan kuijinkan hati ini hancurkan aku. . .
Bahkan menyakiti yang kusayangi. . .

Ya Rabb sang pembolak-balik hati. . .
Berikanlah aku kendali yang baik. . .

loving ferpect with no any reason

Satu alasan mengapa cinta tak harus memiliki. . .
Hidup ini adalah singgah sementara di bumi. . .
Betapapun besar rasa ini untukmu. . .
Aku hanya ingin menjadi bagian dari senyum dan tawamu. . .

Walaupun malam terasa dingin menusuk. . .
Sesaat pagi menjelang dengan kehangatan. . .
Mengubah kesepian bayang-bayang masa lalu. . .
Tergantikan oleh semangadh hari ini. . .

Hari ini adalah hasil tumpukan masa lalu. . .
Perlahan bergerak sambut masa depan. . .

Dulu kita bahagia. . .
Sekarang kamu bahagia. . .
Tak ada alasan untukku tak bahagia. . .
Senyum ini adalah hasil karyamu. . .

Aku tak ingin waktu terulang. . .
Karena hidup adalah maju. . .
Dan waktu belum lepas dari kesombongan. . .
Terus berjalan tanpa menatapku kelelahan. . .

Suatu saat nanti aku akan temukan cermin diriku. . .
Seseorang yang lebih baik dengan paras yang menyejukkan.
..