wejangan ti amma....?"

Selasa, 11 Mei 2010

hilangkan segala penat dari wajahmu
hapuslah keringat yang menetes dari dahi ke pipimu
lepaskan semua beban yang merasuk dalam dirimu
berjalanlah mengarungi indahnya waktu yang terus bergulir dalam hidupmu

anggaplah segala tugas sebagai batu loncatan
lihatlah berbagai rintangan sebagai pijakan untuk masa depan
hadapilah semua faktor, yang jadi batu sandungan
niscaya hidupmu kan jadi lebih berarti...

coretan tangan dari seorang andri... yang seringkali mengejar mimpi... sering dicaci para bidadari...

coretan tangan dari seorang andri...
yang seringkali mengejar mimpi...
sering dicaci para bidadari...
hanya bisa merenung dalam diri...

terkadang ku merenung
entah kapan
masa masa ini akan terulang lagi
masa masa bahagia dimana diriku memiliki
banyak sahabat yang berkenan di hati

masa masa dimana ku mulai mengerti
apa artinya hidup dan arti mencintai
hidup bukanlah hanya untuk mencari kesenangan sendiri
dan cinta tak harus meminta namun memberi

apa daya diriku tak mampu
menjalin cinta di masa ini
mungkin karena kelalaianku di masa lalu
ataupun karena memang banyak khilaf yang terdapat dalam diriku
memang aku hanya seekor keledai diantara kuda putih...
tapi aku tetap bersyukur, Tuhan dapat memberi yang terbaik...

tak pernah terbayang....

tak pernah aku terbayang beginilah rasanya
apakah ini hanyalah rasa yang membara untuk sesaat
hidup tanpa dirimu rasanya hampa
saat kau melangkah keluar dan mengatakan selesailah semua

aku hanya seorang yang bodoh
tak pernah berpikir semuanya akan berakhir seperti ini
mungkin di masa depan kau akan merubah jalan pikiranmu
kuharap aku dapat memutar waktu

karena aku tak dapat terlelap tanpa dirimu di sisiku
aku tak dapat hidup tanpamu
aku takkan terlelap hingga kau ada di sisiku
hingga semua kembali seperti dahulu

terbesit dalam pikiranku yang pernah kukatakan pada mereka
aku tak pernah mengerti tentang cinta
kau mungkin akan berpikir aku tak akan pernah menemukan gadis yang tepat
tapi kau melangkah masuk ke hidupku dan semua hal tentang kita
dan kini ku duduk di sini meratapi kesalahanku yang merusak semuanya

aku takkan pernah bisa terlelap
mungkin ini yang namanya cinta
aku telah menaruh hati padamu
semua ini merasuk ke dalam sanubariku
dan mungkin aku kan tahu
apakah ini cinta?

just one chance in your life

Rabu, 23 Desember 2009

Satu saja. . .
Mengapa bulan hanya tercipta satu. . .
Mengapa pula matahari sendiri. . .

Berbeda dengan aku, hatiku dan satu kesempatanku. . .
Kutujukan satu kesempatan untuk dia yang kucintai. . .
Bukan karena parasnya, bukan pula semua tentang kelebihannya. . .
Belajar menerima, belajar mengerti dan belajar tuk menjadi imam. . .

Mau kubawa kemana satu cinta ini. . .
Untuk diriku atau untuk manfaat dia. . .
Mencintai kelebihan atau menyayangi kekurangannya. . .
Aku memilihmu karena aku bisa. . .

Menuntunmu dengan lembut dan belajar bersama

manusia bodoh

Terciptakan satu dunia untuk aku, kamu dan dia. . .
Semuanya berjalan apa adanya mengisi ruang ini. . .

Tak ada yang terbaik. . .
Tak ada yang terburuk. . .
Semua special di mataku. . .

"Jangan tinggalin aku ya"
"Tetaplah selalu di sampingku"

Setiap kata, setiap ucap, setiap pesan darimu. . .
Menggambarkan betapa aku sangat. . .

Sudahlah. . .
Tak dapat kupungkiri aku hanya manusia yang mencintai. . .

Kukalahkan hatiku sendiri. . .
Kupatahkan semua tentang keegoisan. . .
Kulakukan hal-hal yang di luar batas kemampuanku. . .

Kuucapkan sejujurnya tanpa bias-bias kata yang tak perlu. . .
Kujalani dengan penuh rasa ikhlas karena bahagiamu. . .

sampai suatu saat aku tahu bahwa diri ini bodoh. . .
 

"Aku tidak tahu cara mencintai, aku hanya tahu cara memberi"

sempurna untuk mu

Seperti mawar putih yang kuberi. . .
Kusimpan dan kusembunyikan di saku. . .
Kuberikan di saat yang tepat. . .

Tak seperti cinta yang kuutarakan. . .
Kusimpan sesaat di hati. . .
Kusampaikan di saat yang salah dan cara yang tak semestinya. . .

Amatir dalam mencintai bukanlah dosaku. . .
Tulus dan apa adanya akupun bukan hina. . .
Bukan salahmu dan bukan inginku. . .

Satu hal yang kuingat bahwa aku sempat bahagia denganmu. . .
Seperti saat ini melihatmu dekat denganNya. . .


mana sayapmu

Dulu. . .
Kau turun dengan sayap yang terluka. . .
Kubawa ke duniaku dan kusembuhkan lukamu dengan penuh kasih. . .

Walau. . .
Kau jauh berada di bumi. . .
Terpisah dari taman jiwa yang tenang, surga. . .

Aku berjanji. . .
Akan menemani dan mengajarkanmu hal-hal sederhana tentang dunia. . .
Dan kaupun mengajarkanku tentang surga dan jalan untuk meraihnya. . .

Kini. . .
Wajahmu yang muram menjadi penuh senyum. . .
Tak terasa 7 tahun sudah dan sayapmu telah sempurna. . .

"Ayo kita terbang ke surga!"
"Mana sayapmu?"

Sambil tersenyum kujawab:
"Aku manusia biasa"

Kini tiba saatmu meninggalkan bumi. . .
Tuk bersama malaikat lainnya. . .
Bahagialah di tempat yang baik. . .