Berjalan meniti jembatan waktu. . .
Melalui lorong masa kehidupan. . .
Menapaki jejak langkah terdahulu. . .
Membuat sedikit perbedaan dunia. . .
Aku lelah dengan semua ini. . .
Ingin rasanya meracuni waktu. . .
Dan membuatnya tertidur. . .
Tapi sungguh aku tak mampu. . .
Kubiarkan semua berjalan apa adanya. . .
Menata hati, menyelaraskan emosi. . .
Memasung kebodohan, mempelajari dunia. . .
Menghiasi hidup dengan cinta dan kasih. . .
Aku ingin hidup seratus tahun lagi. . .
Menghadapi kenyataan dan bukan lari darinya. . .
Kumulai dari satu langkah baru sekarang. . .
Dengan semangadh yang membirukan api. . .
"Menyerahlah pada waktu dan istirahatlah untuk selama-lamanya atau berusahalah melihat wajahnya karena dia tak akan menengokmu dan meninggalkanmu begitu saja. . ."
Melalui lorong masa kehidupan. . .
Menapaki jejak langkah terdahulu. . .
Membuat sedikit perbedaan dunia. . .
Aku lelah dengan semua ini. . .
Ingin rasanya meracuni waktu. . .
Dan membuatnya tertidur. . .
Tapi sungguh aku tak mampu. . .
Kubiarkan semua berjalan apa adanya. . .
Menata hati, menyelaraskan emosi. . .
Memasung kebodohan, mempelajari dunia. . .
Menghiasi hidup dengan cinta dan kasih. . .
Aku ingin hidup seratus tahun lagi. . .
Menghadapi kenyataan dan bukan lari darinya. . .
Kumulai dari satu langkah baru sekarang. . .
Dengan semangadh yang membirukan api. . .
"Menyerahlah pada waktu dan istirahatlah untuk selama-lamanya atau berusahalah melihat wajahnya karena dia tak akan menengokmu dan meninggalkanmu begitu saja. . ."

0 komentar:
Posting Komentar