bimbang

Selasa, 22 Desember 2009

di bimbang ini aku berhenti, menahan nafas, untuk kembali langkahkan kaki..
rasa letih kembali mendatangi, kupaksakan utk melangkah, tapi, hanya untuk berdiri pun aku tak mampu..
Goyah..
lagi...
aku harus jatuh..
luka semakin menganga..
menusuk jantung..
menancap dihati..
menyayat kalbu..
luluh lantak..
mimpi membuatku selalu berharap...
cinta membuatku menderita..
harapan membuatku jatuh tak berdaya..
usaha membuatku lelah..
tangisan membuatku merasa sakit..
tapi..
aku harus bediri..
melangkah lagi..
mencoba mengais sisa hidupku, berharap temukan setitik kebahagiaan..
ditemani amarah yang tak kunjung reda, dan jeritan yang bisu..
di iringi alunan lagu sendu dengan nyanyian rapuh dan suara hujan yang sepertinya tak kunjung reda yang datang bersama badai juga petir..
membawa hati yang patah, bersembunyi dalam senyum palsu, kesedihan yg tak pernah berujung..
tumpah bukan kata yang tepat utk menggambarkan ruah air mata ku..
entah sampai kapan ini kan berakhir

0 komentar: